Wednesday, December 30, 2020

Budidaya Tanaman Hias



    Keberadaan tanaman hias di sekitar rumah memang membuat suasana ruangan menjadi berbeda. Semakin membuat suasana lingkungan rumah menjadi lebih sejuk, nyaman, dan fresh. Bagi sebagian besar orang, tanaman hias merupakan solusi yang paling diminati untuk menciptakan ruangan hijau pribadi. Bahkan tanaman hias juga seringkali digunakan sebagai fasilitas public seperti di café, restoran, hingga hotel sebagai penunjang estetika dari pelayanan mereka.

     Oleh karena itu, budidaya tanaman hias merupakan peluang besar yang bisa kamu manfaatkan untuk menyalurkan hobi maupun berbisnis. Segmentasi pasar terbilang masih luas dan keuntungan yang dihasilkan pun cukup besar. Nah, jika kamu sudah berencana untuk budidaya tanaman hias, pastikan bahwa sebelum kamu memulainya, kamu bisa mempelajari hal-hal penting dalam membudidayakan tanaman hias berikut ini.

Cara Budidaya Tanaman Hias

Bagi kamu yang baru memulai budidaya tanaman hias, maka kamu sangat perlu untuk memperhatikan teknik dan tata caranya mulai dari proses penanaman sampai dengan panen. Oleh karena itu, sebaiknya simak ulasan berikut ini :

1. Tahap Persiapan

 Langkah awal yang bisa kamu lakukan untuk membudidayakan tanaman hias ini yaitu dengan menyiapkan semua kebutuhan yang diperlukan. Kebutuhan untuk membudidayakan tanaman hias sendiri meliputi pemilihan tanaman hias yang hendak dibudidayakan, serta mempersiapkan alat dan perangkat untuk menanam dan memelihara tanaman hias tersebut.

2. Pemilihan Jenis Tanaman Hias

  Langkah kedua yaitu pemilihan tanaman hias, pemilihan jenis tanaman yang akan dibudidayakan itu merupakan hal penting, karena setiap tanaman hias tentunya membutuhkan perawatan dan kebutuhan masing-masing. Sebenarnya spesies tanaman hias sangat beragam, hanya saja kamu bisa memilih satu atau lebih spesies tanaman hias yang akan kamu budidayakan. Terdapat beberapa jenis tanaman hias dengan potensi bisnis yang cukup besar, contohnya seperti bunga anggrek, bunga krisan dan masih banyak lagi. Untuk pemilihan tanaman ini, bisa disesuaikan dengan keinginan, karena dalam hal ini didorong untuk memaksimalkan perawatan tanaman hias ini. Biasanya tanaman hias mempunyai masa-masa popular sehingga seringkali terdapat trend tanaman hias yang banyak dicari di pasaran. Misalnya seperti bunga Anthurium sangat laris pada tahun 2000-an. Bahkan harga satu pohon bunga bisa mencapai harga ratusan juta rupiah. Jadi, kamu pun harus jeli dalam melihat peluang trend bunga yang akan laris di masa mendatang atau dengan cara lain, bisa menerapkan system preorder, yaitu dengan menerima penawaran terlebih dahulu dari pelanggan terkait jenis baunga yang mereka inginkan.

3. Persiapan Media Tanam

  Dalam mempersiapkan media tanamnya, peralatan yang dibutuhkan untuk media pengolahan tanaman hias ini cukup sederhana. Yaitu pot dengan ukuran yang disesuaikan dengan spesies tanaman hias. Pot paling baik merupakan pot yang berbahan dasar dari tanah dan tidak dicat. Selain itu kamu bisa mempersiapkan peralatan seperti sekop kecil, semprotan air, dan juga tanah atau media tanam lainnya (tergantung pada spesies tanaman hias) serta pupuk seperti pupuk kompas, pupuk kandang atau pupuk organic.

  Selain perlengkapan di atas, pastikan juga mempunyai air yang cukup untuk menyirami tanaman hias. Jangan lupa untuk menyiapkan bahan-bahan penunjang lainnya seperti pecahan bata merah atau genteng atau arang. Bahan tersebut bisa berfungsi sebagai penghisap kelebihan air dan memudahkan proses tanam sewaktu pemindahan tanaman ke pot atau tempat tanam yang baru.

4. Proses Penanaman Tanaman Hias

 Tahap penanaman tanaman hias merupakan proses yang tidak sembarangan. Oleh karena itu, harus memperhatikan jenis tanamannya, karena setiap tanaman hias mempunyai cara tanam sendiri. Namun pada beberapa spesies, bisa ditanam di ruang yang telah ditentukan.

   ~ Pada tahap awal, siapkan pot beserta media tanam yang disediakan. Untuk tanaman yang menggunakan tanah sebagai media tanam, perlu mencampurkannya dengan kompos, ini dimaksudkan agar tanah mengandung cukup mineral dan nutrisi yang baik untuk pertumbuhan tanaman hias.

  ~ Penanaman media harus dilakukan beberapa hari sebelum menanam tanaman hias. Hal ini bertujuan agar isi kompos bisa terserap sepenuhnya dari tanah.

 ~ Jika media tanam sudah siap, bisa menanam tanaman hias sesuai dengan jenis tanamannya, ada tanaman hias yang bisa ditanam dari biji, bibit dan lainnya. Apabila tanaman hias menggunakan biji sebagai benih, kamu harus memperhatikan proses penaburannya sehingga benih yang dihasilkan berkualitas tinggi.

 ~ Jika benih tanaman hias telah siap untuk ditanam, bisa segera meletakkan tanaman tersebut di media tanam baik tanah maupun dalam pot, kemudian siram dengan banyak air.

5. Perawatan dan Pemeliharaan

 Tidak hanya teknik penanaman saja, namun proses perawatan tanaman juga sangat penting dan perlu dilakukan untuk menghindari tanaman terserang penyakit ataupun mengalami kelayuan. Perawatan tanaman hias perlu dilakukan sebagai berikut :

-         Penyiraman : Segala jenis tanaman termasuk tanaman hias membutuhkan air secara rutin untuk mencegah kelayuan. Banyaknya air yang dibutuhkan untuk penyiraman juga harus disesuaikan dengan masing-masing kebutuhan tanaman. Jangan menyiram terlalu berlebihan ataupun terlalu kekurangan. Karena jika berlebihan tanaman akan membusuk, sedangkan jika kekurangan air tanaman cenderung berpotensi mati.

-         Pemupukan : Selain penyiraman, pemupukan juga perlu dilakukan dengan tujuan untuk menjaga tumbuh kembang tanaman hias tersebut. Pupuk yang digunakan bisa berupa pupuk kompos ataupun pupuk kimia dengan takaran disesuaikan dengan kebutuhan tanaman.

-         Pemberian pestisida dan insektisida : Pestisida memiliki peran penting dalam pertumbuhan suatu tanaman. Pestisida sendiri berfungsi untuk mencegah rumput liar. Sedangkan insektisida berfungsi untuk membasmi hama yang menyerang tanaman. Dengan kata lain, kamu perlu mencegah datangnya penyakit tanaman dengan 2 hal ini.

6. Masa Panen

    Ini merupakan tahap yang paling dinantikan oleh seorang pembudidaya tanaman. Masa panen sendiri selain untuk mengumpulkan hasil jerih payah selama proses yang panjang, namun juga merupakan saat yang tepat untuk mengevaluasi hasil panen. Sebagai contoh, jika kamu sedang melakukan budidaya tanaman hias seperti mawar, maka kamu bisa melakukan proses, ciri dan umur tanaman berbunga, cara pemetikan bunga, periode panen.

7. Pasca Panen

 a. Pengumpulan Pascapanen bunga mawar

 b. Penyortiran dan Penggolongan

 c. Penyimpanan

 d. Pengemasan

 

 

No comments:

Post a Comment